Reses Sanusi di Jalan Student Dipadati Warga

 



BATHIN SOLAPAN - Reses atau serap aspirasi anggota DPRD Kabupaten Bengkalis dari Fraksi PKS Sanusi,S.H.,MH. digelar di Jalan Student Desa Tambusai Batang Dui Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis. Reses yang digelar pada Jumat (26/8/22) tersebut dihadiri langsung oleh Sanusi,S.H.,M.H, Kepala Desa Tambusai Batang Dui melalui Sekdesnya Andre, Ketua RT 01 RW 04, Ketua RW Safrilis dan sejumlah tokoh masyarakat.




Acara diawali dengan pembacaan doa dan penyampaian oleh Ketua RKA H. Maimunah. Kemudian acara dilanjutkan dengan kata sambutan dari tokoh masyarakat yang disampaikan oleh Ardison. Dalam sambutannya, Ardison mengajak semua masyarakat agar dapat menyimak dan menyampaikan aspirasinya kepada anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Dapil Bathin Solapan Sanusi,S.H.,M.H. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Sekdes Tambusai Batang Dui Andre.





Dalam sambutannya menyampaikan reses, Sanusi menyampaikan salah satu poin yaitu tentang tenaga kerja lokal. Dirinya juga menilai, Perda tentang tenaga kerja lokal perlu di revisi.


"Memang tenaga kerja Tempatan kurang diperhatikan. Nah makanya kita minta review kembali Perda yang lama. Dan Insya Allah, November atau Desember akan ada Perda No. 3 Tahun 2022 tentang tenaga kerja Tempatan. Dalam Perda itu dijelaskan lebih spesifik membahas tentang tenaga kerja Tempatan. Hal ini tentunya diharapkan mampu memberikan ruang bagi tenaga kerja Tempatan. Sebab selama ini masalah tenaga kerja Tempatan kurang diperhatikan. Tahun ini pemerintah menganggarkan 2 miliar untuk pelatihan keterampilan kerja yang disediakan oleh daerah. Dan pemerintah juga menyediakan sejumlah pelatihan sebagai pembekalan untuk kerja,"jelasnya.


Lanjut, dirinya menerangkan terkait kinerjanya sebagai anggota DPRD Bengkalis bisa diakses lewat media sosial dan Chanel YouTube miliknya. 


"Sejumlah kinerja saya bisa bapak ibu lihat di website dan juga di media sosial saya. Baik itu di Facebook dan YouTube saya. Untuk itu saya mengajak bapak ibu untuk menyampaikan aspirasinya kepada saya.,"imbuhnya 


Acara dilanjutkan dengan tanya jawab atau penyampaian aspirasi kepada Yung Sanusi (panggilan akrab beliau). Aspirasi pertama disampaikan oleh Ucu Peli. Dirinya menyampaikan terkait hal tenaga kerja lokal. Dirinya mengatakan selama ini terkait penyaluran tenaga kerja tempatan masih kurang optimal dan juga mempermasalahkan skill. 



"Banyak perusahaan yang diduga belum memberikan ruang kepada tenaga kerja tempatan. Namun sayangnya, sejumlah perusahaan memiliki alasan untuk menolak tenaga kerja tempatan dengan alasan skill. Semua tenaga kerja anak Tempatan memiliki skill yang diperlukan. Sangat disayangkan, bila anak Watan kita tidak bisa bekerja di daerahnya sendiri,"ujar Ucu Peli.


Selanjutnya aspirasi disampaikan oleh Ibuk Ika. Dirinya meminta agar ada pelatihan kerja tata busana bagi anak-anak sekolah. Dirinya meminta informasi terkait cara mengurus pembuatan LKP di Kabupaten Bengkalis. Tak lupa dirinya mengajak kepada anak-anak generasi penerus bangsa untuk memanfaatkan waktu luang mereka sebagai pendapatan. Namun semuanya membutuhkan pelatihan.


Menanggapi dua aspirasi ini, Yung Sanusi memberikan penjelasannya. "Menanggapi Ucu Peli, memang apa yang disampaikan oleh memang benar. Memang untuk saat ini kondisi seperti ini terjadi. Maka dalam hal ini hari Ahad nanti akan kita kumpulkan. Nanti kita cari tahu apa kemampuan tenaga kerja tempatan kita. Untuk itu di Perda yang baru, dalam Perda itu juga selain membahas tenaga kerja, juga dibahas tentang perlindungan terhadap tenaga kerja. Hal ini sangat menjadi perhatian kita sebagai anggota dewan. Saya berharap kepada anak-anak kita untuk selalu memberikan semangat kepada anak-anaknya,"jelasnya.


Selanjutnya, dirinya melanjutkan isi resesnya. "Kemudian apa yang terpenting berusaha dulu. Jangan mudah menyerah. Selain masukan lamaran, anak-anak kita juga harus kita berikan semangat. Lewat Perda itu nanti, sejumlah informasi nanti disampaikan di Disnaker. Terkait LKP tadi, mungkin ada beberapa syarat yang belum lengkap. Jika masih juga tidak bisa, nanti kita akan bantu flow up. Berkenaan dengan program pelatihan untuk perempuan, saya sebelumnya saya sudah melakukan pelatihan menjahit dari perwakilan beberapa desa. Harapannya untuk bisa produktif. Apa lagi saat ini, peningkatan ekonomi kreatif mendapatkan perhatian serius. Jadi kalau ada kesempatan pelatihan, ibu-ibu harus ikut,"jelasnya.


Acara reses berjalan dengan lancar dan tertib. Sejumlah aspirasi telah diserap oleh Sanusi,S.H.,M.H dalam resesnya tersebut.


0/Post a Comment/Comments

Stay Conneted

Domain