Type Here to Get Search Results !

adsense

Bapemperda Dan Komisi I Bahas Dua Agenda Kesejahteraan Masyarakat

 


Bengkalis - Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BAPEMPERDA) Kabupaten Bengkalis, Sanusi dan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bengkalis untuk kesekian kalinya gelar rapat dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pemekaran desa atau kelurahan dan perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bengkalis Nomor 4 Tahun 2004 tentang Penetapan Tenaga Kerja Lokal, pada Senin (12/7) kemarin.


Pada rapat-rapat sebelumnya telah banyak membahas beberapa hal terkait pemekaran desa atau kelurahan di Kabupaten Bengkalis.  Ada sebagian desa sudah membereskan berita acara dan ada pula yang belum.


"Saya berharap kepada desa atau kelurahan yang belum membereskan berita acara biar segera disiapkan. Hal ini untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan suatu desa atau kelurahan," ujar Sanusi.


Di sisi lain, soal penetapan tenaga kerja lokal perlu adanya pelatihan, agar nantinya saat ada penerimaan kerja di perusahaan sudah mempunyai skill atau keahlian yang bagus, serta pihak perusahaan pun tidak ragu menerima anak tempatan bekerja di perusahaan tersebut.


Tenaga kerja anak daerah Kabupaten Bengkalis yang punya skill mestinya lebih kita perjuangkan dan memberikan bimbingan maupun motivasi yang bisa membangkitkan semangat dan rasa mau tahu lebih terhadap prestasi yang dimiliki. Endingnya, bisa diterima di perusahaan yang diinginkan tanpa harus keluar daerah, apalagi masih banyak perusahaan yang ada di Kabupaten Bengkalis ini.


Itu sebabnya, kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk lebih tegas dan memberikan peluang kepada anak tempatan untuk bekerja, dengan begitu bakal mengurangi angka pengangguran.


"Kami menekankan dana CSR di seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Bengkalis untuk Tahun Anggaran 2021-2022 dikhususkan untuk pelatihan tenaga kerja lokal," seru Yung Sanusi.


Bapemperda dan Komisi I berencana bakal memanggil CSR Kabupaten dan seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Bengkalis untuk melakukan hearing, dan diharapkan kerja sama antara pihak eksekutif dan legislatif terkait dalam hal ini. Dimana sama-sama berjuang demi kemajuan anak daerah kedepannya.


Wakil Ketua Komisi I, Arianto aminkan dan setuju dengan usulan tersebut. Tapi perlu sinergitas semua pihak untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal. Dengan adanya pelatihan membuka peluang bagi anak daerah untuk bekerja.


"Pertamina tidak lama lagi mulai beroperasi di Kabupaten Bengkalis, jangan sampai anak daerah ini menganggur di daerahnya sendiri. Dan BLK yang ada mohon difungsikan sebagai wadah untuk melatih anak daerah untuk belajar," jelasnya.


Ketua Komisi I, Zuhandi sejalan dengan anggota Komisi I yang lainnya agar ini menjadi perhatian pemerintah daerah khusus tenaga kerja lokal harus mendapatkan porsi untuk mengurangi pengangguran.


"Kita minta Disnaker untuk mengindentifikasi potensi yang ada di masing-masing kecamatan se-Kabupaten Bengkalis. Keahlian anak daerah disesuaikan dengan potensi daerah masing-masing, dan perusahaan yang ada di Kabupaten Bengkalis baik itu perusahaan Migas dan Non Migas harus terdata semua, agar tahu berapa jumlah yang pasti," ulasnya.

Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Iklan



Hollywood Movies