Type Here to Get Search Results !

adsense

Ikhwa Fillah…..~ Mari Mencari Yang Halalan Thoyyiban ~

 


“Cari yang haram aja susah, apalagi yang halal “, begitulah orang sering berkomentar tentang susahnya hidup. Mereka berkata seperti itu karena merasakan betapa sulitnya hidup bersih di zaman ini. Tapi disisi lain ada orang-orang yang hidup berlebih. Ditengah krisis yang menghimpit, saat semua terasa sulit, kebutuhan sangat melilit, keadaan terbelit, ada sebagian orang yang berlomba-lomba mencari kekayaan. 


Tak jelas antara yang halal dan yang haram. Antara kebaikan dan keburukan menjadi abu abu. Yang lebih parah lagi adalah ketika seorang pejabat mencari stempel pembenaran atas KKN yang dilakukannya.


Gaya hidup yang begitu boros dikalangan politisi dan birokrat, tetap saja tidak berubah sejak periode lalu. Bahkan ada gejala malah justru semakin menggila. Hati siapa yang tak terusik ketika menghadapi kenyataan misalnya seorang pejabat punya rumah mewah, selain rumah yang ditinggali ada lagi simpanan hartanya diberbagai tempat lainnya.


Kekayaan yang jauh melampau pendapatan tentu berasal dari berbagai sumber-sumber yang tidak selalu mudah dideteksi. Contoh yang lebih nyata dapat kita lihat pada seseorang yang baru setahun menjadi pejabat, sudah punya kekayaan melimpah, mobil mewah dan lain sebagainya, uang berlipat, rumah bertingkat, mobil berkilat, bahkan bila perlu istripun empat, ini sungguh tidak masuk akal, maka nurani kita secara spontan akan bertanya tanya, namun itulah realita, fakta, dan nyata.


Akhirnya yakinlah bahwa sesungguhnya rezeki sudah diaturnya, dan takkan pernah tertukar karnanya, maka mulailah merubah motto kita bahwa yang halal itu banyak buat apa yang haram.


Duri, kopi pagi 24 10 2020

PAW AnDesRabat

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Iklan



Hollywood Movies